Postingan

Bangsa yang Maju Pendidikannya

*G I T A R A N : Bangsa yang Maju Pendidikannya* _(Bagian  III, Habis)_ oleh: L. Arthur Sahelangi _*"The foundation of every state is the education of its youth"*_ Landasan dari setiap negara adalah pendidikan bagi pemudanya. Hal itu telah disampaikan oleh Diogenes - seorang penulis Yunani pada abad ketiga sebelum Masehi. Dalam hal musik, negara yang mempunyai landasan musik klasik yang kuat kebanyakan adalah negara maju. Demikian juga dengan orang Jepang. Mereka dapat membaca notasi standar sejak dari pendidikan Taman Kanak-kanaknya. Beberapa ekspatriat Jepang yang pernah bertugas di luar Jepang, seperti dari Eropa, dan Amerika Latin pernah gitaran dengan saya. Dan mereka semua bisa menyanyi. Bahkan seorang mantan direktur Yamaha pernah berkata bahwa, sejak kecil dia tidak suka menyanyi, namun sampai sekarang dia masih bisa dan hafal menyanyikan tangga-nada C mayor serta beberapa lagu anak-anak! Dari hal ini dapat dilihat betapa seriusnya pendidikan dan pendidikan musik di s...

Bangsa yang Maju Pendidikannya

*G I T A R A N :  Bangsa yang Maju Pendidikannya* _(Bagian II)_ oleh: L. Arthur Sahelangi Apa perbedaan dasar pendidikan di sini dan di Jepang menurut Anda? tanya saya pada gadis Jepang itu. Dia berkata, "kami ke Sukabumi minggu lalu untuk meninjau beberapa SD di sana. Sungguh mengejutkan bagiku, ujarnya. Hanya 90 km dari Jakarta, para siswa sudah tidak dapat berbahasa Indonesia!" Ada lagi yang aneh di mata Anda? "Sekolah-sekolah itu tidak memiliki jamban _(toilet)._ Jadi para siswa yang membutuhkannya, mereka harus menumpang ke rumah kepala sekolahnya. Rumahnya berada di atas bukit, jadi mereka harus berjalan mendaki lagi ke atas." _[ Bangsa Jepang sangat memperhatikan kebersihan. Ingat foto Asian Games 2018 di Jakarta? Ketika ada seorang atlit Jepang memungut puntung-puntung rokok yang berserakan di sepanjang trotoar jalan Jenderal Sudirman. Juga mereka sangat memperhatikan kebersihan toilet mereka. Di kota mana saja Pemerintah daerahnya mempekerjakan para wanita ...

Bangsa yang Maju Pendidikannya

*G I T A R A N :  Bangsa yang Maju Pendidikannya* _(Bagian I)_ oleh: L. Arthur Sahelangi Bapak Shinichi Onishi adalah staf Yamaha Musik Indonesia yang awal. Saya telah melihat beliau pada babak final Festival Gitar Indonesia, 10 Desember 1972. Ketika itu dia bertanggung-jawab atas _sound system_ di acara itu. November 1981 saya bertemu lagi dengan dia di Hamamatsu. Dia telah berkeluarga dengan isteri Indonesia dan dikaruniai sepasang anak.  Pak Onishi menguasai rekorder dan alat tiup lainnya, selain mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan lancar. Pengetahuannya pun luas. Pernah saya bertanya, bagaimana bangsa Jepang bisa sangat maju dan menonjol di Asia - terutama pada era 70, 80-an? *Restorasi Meiji* Onishi-san mengatakan bahwa ada kesadaran akan terbelakangnya bangsa Jepang dibanding barat mendorong timbulnya Restorasi Meiji. Restorasi mana dimulai pada 1868 yang tujuannya adalah menggabungkan "kemajuan barat" dengan nilai-nilai "tradisional timur." Jadi, ketika...

PRODUKSI PERDANA GITAR YAMAHA INDONESIA (Bagian III)

PRODUKSI PERDANA GITAR YAMAHA INDONESIA _(Bagian III)_ Aku diberi surat kontrak yang menyatakan bahwa aku diangkat sebagai tenaga spesialis bidang gitar.  Adapun tugas aku adalah mengecek suara gitar. Maka jika ada pengiriman gitar dari Bandung, maka aku ditelepon untuk mengeceknya di pabrik PT. Yamaha Indonesia di kawasan industri Pulo Gadung. Setiap aku datang ke pabrik diberi honor yang lumayan pada akhir bulan. Tergantung jumlah pengiriman. Semakin sering datang kiriman dari Bandung, honor akan bertambah banyak. Namun pengirimannya biasanya hanya dua kali per bulan. Masih ada tambahan ongkos taksi.  Pegawai gitarnya baru satu orang, namanya Mohammad Sabur. Pengiriman pertamanya 3 karton (18 gitar). Saya cek dengan tuner ok. Tala gitar-gitarnya baik. Aku mainkan tangga-nada kromatis dari senar enam sampai senar kesatu pada setiap fret -nya. Yang acap terjadi adalah nada sember di senar ketiga dan kedua pada fret kesatu - yakni pada nada-nada sol#  dan do.  Kemudia...

PRODUKSI PERDANA GITAR YAMAHA INDONESIA (Bagian II)

PRODUKSI PERDANA GITAR YAMAHA INDONESIA (Bagian II) Waktu itu di white board tertulis tiga tipe gitar: C40, C60, dan C80, dengan harga masing-masing Rp. 40.000, Rp. 60.000, dan Rp. 85.000. Ketika senar original Yamaha telah aku pasang, bunyi gitarnya langsung naik. Watanabe langsung senyum puas sambil mengangguk-angguk. Ketika semua masih terkejut akan bunyinya, Ono-san, sang Wakil Direktur PT. YI langsung menuju ke white board, mengoreksi harga menjadi Rp. 40.000 + Rp. 5.000 (with Yamaha original strings). Semua tertawa dan mengiyakan. Jadi mereka setuju gitar baru ini harus tetap menggunakan senar original Yamaha dari Taiwan. GITAR INDONESIA di PAMERAN Sekitar Oktober 1986 diadakan Yamaha Fair (acara tahunan) di hall President Hotel di jl. Thamrin. Aku diminta ikut jaga pamerannya,  diberi meja kecil dan gitar C40 prototip itu.  Leaflet belum ada. Hampir semua pengunjung hanya melihat Electone dan Piano saja. Kemudian  beberapa bapak muda  tertarik dan heran. "Gita...

IBANEZ dari TENGAH SAWAH (Bagian II)

IBANEZ dari TENGAH SAWAH (Bagian II) oleh: J.S. Harianto & Ingki Rinaldi (dari KOMPAS, 21 Oktober 2007) PEMAIN EKSPOR BESAR PT. Rira Indonesia sendiri sebetulnya adalah pemain nomor dua jika ditilik dari segi kuantitas. Adalah PT Cort Indonesia (CI) - yang juga PMA asal Korea yang lebih dulu berproduksi sejak 1995, dan menjadi pemain terbesar ekspor gitar dari Indonesia. PT. CI  masuk dengan investasi awal USD 2,232 juta dengan 10 TKA dan  51 TKI. Membludaknya pemesanan membuat mereka memperluas investasinya hingga lima kali. Terakhir pada 2005 PT. Cort Indonesia menambah lagi 15,5 juta dolar plus lebih dari 1.000 pekerja di Kawasan Berikat Ngoro Industri Persada, Mojokerto. Kapasitas produksi PT. CI 30.000 gitar per bulan juga telah meng-endorse Jikun - gitaris /rif, lalu Andhika dan Arif - pemain bas dan gitaris Kerispatih untuk mendongkrak citra dan penjualan Cort. Adapun PT. Rira Indonesia sejatinya adalah pecahannya PT. Cort Indonesia. Sejak 25 Januari 2001 PT. Rira I...